Tampilkan postingan dengan label PEMAHAMAN HACKER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEMAHAMAN HACKER. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2022

Apa Itu Hacker, Cracker Definisi & Perbedaan nya.


Hacker and Cracker


Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa perbedaan hacker dan cracker? Jika Anda adalah pengguna aktif internet, pastinya Anda sudah pernah mendengar istilah hacker sebelumnya.

Namun banyak orang yang sebenarnya sudah salah paham akan istilah tersebut lho. Dalam perkembangannya, istilah ini memang banyak diartikan secara berbeda. 

Pada awalnya, hacker diartikan sebagai seorang ahli yang memanfaatkan pengetahuannya untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan teknologi tanpa adanya niat jahat. 

Namun seiring dengan berjalannya waktu, hacker kemudian dimaknai sebagai pelaku kejahatan yang menggunakan skill-nya untuk melancarkan berbagai tindakan ilegal.

Nah untuk mengurangi kesalahpahaman, diperkenalkanlah istilah alternatif dari hacker yang sering juga disebut dengan cracker. 

Seseorang bisa dikatakan sebagai hacker jika:

  • Mempunyai skill dan pengetahuan mengenai sistem operasi dan bahasa pemrograman, dan memanfaatkannya untuk membantu organisasi atau institusi (tempat mereka bekerja) meningkatkan keamanan dan melindungi data.
  • Mencari celah keamanan untuk memperbaikinya dan tidak berniat merusak data atau jaringan tertentu.

Perbedaan Hacker dan Cracker

Nah setelah mengetahui pengertian dari hacker dan cracker, saatnya mempelajari apa saja perbedaan dari hacker dan cracker Golden friends!

Secara garis besar sebenarnya hacker dan cracker memiliki banyak kesamaan lho! Bedanya, cracker umumnya lebih destruktif dan mempunyai tujuan jahat.

Nah untuk membantu Anda membedakan hacker dan cracker, berikut adalah penjelasan singkat dari beberapa perbedaan tersebut.

1. Perbedaan Sifat

Dari pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa umumnya sifat hacker yang baik (ethical hacker) sebenarnya tidak destruktif dan merugikan pihak lain.

White hacker hanya masuk ke sebuah sistem untuk menemukan kelemahan keamanan, bug, dan masalah lainnya yang ada pada suatu sistem.

Sedangkan, cracker yang merupakan black-hat hacker umumnya mempunyai sifat destruktif dan merugikan untuk pihak yang terserang.

Selain memasuki sistem  dan jaringan secara paksa, umumnya cracker akan melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri data, memasukkan malware, dan lain sebagainya.

2. Perbedaan Cara Kerja

Cracker dan hacker juga mempunyai banyak sekali perbedaan dalam metode dan cara kerjanya lho Golden friends!

Umumnya, hacker lebih bertanggung jawab akan apa yang mereka lakukan. Pasalnya hacker melakukan segala sesuatunya secara legal.

Berbeda dengan cracker yang umumnya melakukan pekerjaan secara tersembunyi karena hal yang dilakukan memang tidak legal dan berbahaya.

3. Perbedaan Tujuan

Meskipun hacker dan cracker sama-sama mempunyai konotasi yang negatif, sebenarnya tujuan dari keduanya cukup berbeda lho!

Ethical hacker atau white-hat hacker umumnya melakukan peretasan untuk menemukan berbagai celah keamanan dan bug yang ada pada sebuah sistem.

Sedangkan, cracker umumnya memasuki sebuah sistem dan jaringan untuk mencuri informasi sensitif seperti data, informasi kartu kredit dan kata sandi korban.

4. Perbedaan Pandangan

Dalam hal pandangan terhadap keamanan komputer, hacker dan cracker juga mempunyai perbedaan yang cukup signifikan lho Golden friends!

Berhubung hacker mempunyai tujuan yang lebih baik jika dibandingkan dengan seorang cracker, mereka mempunyai pandangan lebih positif.

Tujuan hacker membobol sebuah sistem keamanan adalah untuk mengetahui celah keamanan dan memperbaikinya untuk mencegah kerusakan.

Umumnya, hacker melakukan ini untuk memperbaiki sistem keamanan komputer yang beresiko untuk menjadi kelemahan sistem tersebut.

Berbeda dengan cracker yang umumnya akan memanfaatkan kelemahan yang ditemukan dan menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, cracker juga melihat sistem keamanan sebagai peluang untuk melakukan peretasan dan perusakan sistem dari komputer tersebut.

Bahkan, sebagian besar cracker tidak segan untuk melakukan aksi ilegal seperti mengambil alih sistem, mencuri data, dan lain sebagainya lho! 


Nah dari semua penjelasan yang ada di atas tentunya Anda bisa mengerti kan perbedaan hacker dan cracker? Meskipun terdengar sama, keduanya ternyata sangat berbeda

Pada dasarnya, cracker adalah adalah salah satu jenis tipe hacker. Namun, cracker memang terkenal lebih berbahaya karena bersifat destruktif dan merusak.

Jika Anda masih punya pertanyaan tentang hacker, cracker, dan perbedaannya, jangan sungkan untuk tinggalkan pesan di kolom komentar Golden friends!

Hal Dasar Menjadi Hacker Pemula Sampai Profesional




APA ITU HACKER ? PELAJARI HAL DASAR MENJADI SEORANNG HACKER



Tidak sedikit orang yang menganggap hacker itu negatif. Bahkan, menjurus ke tindak kejahatan. Padahal, kalau mau cari tahu lebih dalam, ternyata hacker itu juga baik lho.
Hacker bertugas menganalisa sistem keamanan. Plus, mengidentifikasi celah keamanan suatu software agar kekurangannya bisa diperbaiki.
Itu kenapa profesi ethical hacker banyak sekali dibutuhkan. Bukan cuma di lingkup Indonesia, tapi juga internasional. Bahkan ada 3,5 juta lowongan pekerjaan seputar keamanan siber yang siap diisi di tahun 2021. 
Saking banyaknya yang membutuhkan jasa keamanan dari hacker, profesi ini disebut-sebut punya angka pengangguran hampir nol persen. Alias, tidak mungkin nganggur bos!

Nah, mulai penasaran kan cara jadi hacker? Cuss lanjut baca artikel ini ya.
Apa itu Hacker?
Hacker adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menemukan celah keamanan dalam suatu komputer atau jaringan. Dengan kemampuan ini, ia bisa memblok akses ke sistem, mengumpulkan informasi sensitif, dan bahkanmendapatkan akses ke komputer.
Istlah hacker sendiri memang lebih dekat dengan konotasi negatif. Mungkin karena kita sering menemukan berbagai berita seputar hack yang merugikan banyak orang. Mulai dari pembobolan data ecommerce, deface website pemerintah, kebocoran data sensitif yang dijual bebas.

Akan tetapi, seperti yang sudah dijelaskan, hacker juga tak selamanya buruk kok. Kalau mau ditelusuri lebih dalam, sebenarnya hacker pun punya banyak aliran.

Black hat: 
hacker yang memang berniat jahat, memanfaatkan kelemahan sistem untuk kepentingan pribadi atau mendapatkan uang.

White hat: disebut juga sebagai ethical hacker, mencari kelemahan sistem keamanan untuk memperbaikinya agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain.

Grey hat: 
jenis hacker yang letaknya di antara black hat dan white hat, hacker ini bisa saja menawarkan perbaikan sistem ke bisnis atau institusi dengan imbalan uang.
Green hat: hacker pemula yang sedang belajar serba-serbi hacking dan 

Blue hat: 
jenis hacker yang mendasari aksinya atas dasar balas dendam, entah itu untuk menargetkan institusi, pemerintah, partai politik, ataupun individu.
Red hat: hacker yang melakukan aksinya untuk menghindari atau bahkan membalas serangan black hat hacker.

Meskipun jenisnya hacker ada banyak, pastikan kamu belajar untuk menjadi white hat hacker ya. Di samping aman, menjadi ethical hacker peluang karirnya tak terbatas kok!
10+ Cara Menjadi Hacker Pemula sampai Pro


1. Belajar Linux

Kalau kamu beneran mau belajar cara jadi hacker, belajar Linux adalah satu langkah yang tak boleh dilewatkan. Sebab, sistem operasi satu ini memiliki segudang tools untuk hacking. Karena ketersediaan tools ini pula, melakukan hacking di Linux lebih mudah dibanding di Windows. Jadi, tak heran juga kalau Linux kerap dipakai para hacker profesional. 

2. Belajar Bahasa C

Karena kamu akan sering berurusan dengan Linux, maka ada baiknya kamu juga belajar bahasa pemrograman C. Konon, bahasa pemrograman inilah yang jadi basis penulisan Linux.

Bahasa C juga lah yang disebut sebagai “bahasa ibu” atau cikal bakal bahasa pemrograman. 

Dengan menguasai bahasa ini, kamu tentu saja jadi lebih fleksibel ketika harus mengutak-atik tools dan program open-source di Linux. Menarik, bukan?

3. Menguasai Bahasa Pemrograman Lainnya

Untuk menjadi hacker, menguasai bahasa C saja jelas tidak cukup. Bahasa C tergolong sulit dipelajari dan penggunaannya tidak sebanyak bahasa pemrograman lain. Sehingga, potensi untuk belajar hacking tentunya juga terbatas. 

Itu sebabnya, mempelajari bahasa pemrograman lain adalah ide yang bagus. Dengan begitu, kesempatan untuk praktik hacking juga lebih luas.

Tak perlu bingung-bingung, berikut adalah beberapa rekomendasi bahasa programming yang bisa kamu pilih untuk pelajari:

Python ⎼ 
bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan banyak digunakan; sering dipakai untuk scripting program hacking, testing, dan mengotomatisasi program hacking.

SQL ⎼ bahasa favorit para hacker pemula karena menyimpan informasi penting milik perusahaan atau organisasi; pemahaman utuh soal SQL membantumu melawan serangan pada database atau SQL injection.

Java ⎼ 
bahasa yang wajib dikuasai ketika kamu berminat belajar hacking khusus aplikasi mobile.

4. Belajar Cara Menjadi Hacker Anonymous

Sebagai hacker, banyak aksimu yang bersinggungan dengan masalah keamanan dan hukum. Karenanya, kamu perlu belajar untuk menyembunyikan informasi atau data pribadimu untuk melindungi dirimu sendiri. Dengan kata lain, menjadi hacker anonymous.

Lewat cara ini, kamu mengurangi kemungkinan adanya black hat hacker atau orang jahat lain untuk menemukan jejakmu. Repot juga kan, kalau nanti data pribadimu disalahgunakan mereka?
5. Memahami Konsep Jaringan
Selanjutnya, kamu juga perlu memahami dan menguasai jaringan. Mulai dari konsepnya, cara kerjanya, sampai bagaimana jaringan itu dibuat.
Tak berhenti sampai di situ saja. Kamu juga perlu memahami bermacam jenis jaringan dan protokolnya. Dengan begitu, kamu bisa tahu sisi mana yang rentan dimanfaatkan oleh hacker.
Cara paling mudah untuk belajar jaringan adalah dengan melakukan setup koneksi jaringan rumahmu sendiri. Setelah itu, kamu bisa eksplor berbagai jenis jaringan lain seperti LAN, WLAN, PAN, dsb.
6. Mulai Eksplor Deep dan Dark Web
Bagian ini mungkin kelihatan ngeri-ngeri sedap. Yap! Ini adalah bagian yang mungkin kamu bayangkan ketika mulai belajar hacker. Mirip di film-film gitu, kan?

Nah, mengeksplor deep dan dark web nyatanya bukan cuma gaya-gayaan aja. Keduanya wajib kamu eksplor karena di sanalah kamu bisa benar-benar mempelajari serba-serbi hacking. Konon, militer, politisi, jurnalis, dan institusi-institusi terkait keamanan kerap menggunakan dark web untuk mengakses dan bertukar informasi.

Namun, kamu tak boleh sembarang mengakses dark web ya. Sebelumnya, kamu perlu tahu A sampai Z yang ada di dark web. Lalu, lakukan juga persiapan seperti pasang VPN, pakai TOR browser, gunakan TAILS, dan terapkan berbagai tips identitasmu aman.
7. Menguasai Kriptografi

Kriptografi adalah cara untuk mengamankan informasi dengan sekumpulan kode atau sandi. Cara ini sebetulnya sudah kerap dipakai di platform online manapun. Terutama untuk menyimpan dan mengirimkan informasi sensitif milik user.
Artinya, semua data yang disimpan orang di internet sengaja diubah bentuknya menjadi susunan kode agar tidak mudah dibaca sembarang pihak (encrypt). Hanya dengan password atau kunci tertentu saja, data tersebut bisa dibaca ke bentuk seharusnya (decrypt).

Nah, sebagai kriptografer tugas utamamu sebetulnya ada dua. Pertama, menemukan cara teraman agar data bisa ter-encrypt dengan aman. Kedua, mencari cara agar bisa melakukan decrypt pada informasi sensitif yang mengancam keamanan umum.
8. Terus Update dengan Isu-isu Hacking

Setelah memahami dasar-dasar cara menjadi hacker pemula, hal yang perlu kamu lakukan kemudian adalah tetap update dengan info dan isu terbaru.
Coba dalami lagi konsep-konsep hacking semacam investigasi kerentanan keamanan (vulnerability assessment), mencari tahu seberapa celah keamanan suatu platform lewat penetration testing, mendalami SQL injection, dsb.

Di samping soal konsep, terus ikuti info-info terutama ketika ada update baru di sistem operasi. Begitu juga dengan tools terbaru dan
9. Eksplor Vulnerabilities di Platform

Begitu kamu dapat konsep yang cukup, lanjutkan belajar dengan praktik. Salah satu caranya dengan mencari celah keamanan di dalam suatu platform. Sebab, satu celah saja bisa membuat platform lumpuh seketika.
Untuk memudahkanmu, coba cari celah keamanan dengan melakukan scanning di sistem dan jaringan. Coba juga cari bagaimana caranya memanfaatkan celah keamanan tersebut.

10. Perbanyak Jam Terbang
Setelah mencoba mengeksplor celah keamanan di satu jaringan, jangan cepat berpuas diri ya. Kamu tetap perlu memperbanyak jam terbang. Bisa dengan mengeksplor berbagai platform online, bisa juga dengan menjajal hacking di berbagai environment dan skenario.

Lakukan berbagai eksperimen dengan banyak variabel. Mulai dari tools, jenis serangan, dan banyak lainnya.
11. Ikut Diskusi dan Komunitas

Cara paling cepat untuk belajar hacker otodidak adalah perbanyak ikut diskusi dan komunitas. Lewat cara ini, kamu bisa lebih cepat dapat informasi seputar hacking. Tak menutup kemungkinan juga, kamu ditawari untuk jadi rekan setim atau malah terlibat dalam satu proyek tertentu.

Sudah Siap Belajar Cara Menjadi Hacker?


Gimana, sob? Makin tertarik untuk belajar cara menjadi hacker, kan? 

Selain kelihatan keren kaya di film-film, belajar hacker peluang kerjanya juga sangat luas sob! Jadi, jelas ini investasi ilmu yang nggak sia-sia. Dijamin cuan-cuan-cuan~


Suka Duka Menjadi Seorang Tentara